DINAS KESEHATAN SUBANG
September 2026 M T W T F S S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 - Jam Garuda Indonesia
-
Tulisan Terkini
Halaman
Link Web
70% pasien kanker ada di negara berkembang, diantaranya Indonesia. Kanker membunuh lebih banyak orang daripada akibat penyakit malaria, AIDS dan TB.
43% Kanker dapat dicegah dengan tidak mengkonsumsi tembakau dan alkohol, mengurangi paparan bahan pemicu kanker, mengikuti program vaksinasi dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat
Jumlah pasien kanker akan meningkat drastis bila kita tidak berbuat apapun untuk upaya pencegahan.
Tanggal 4 Februari merupakan peringatan Hari Kanker Sedunia. Tema Hari Kanker 4 Februari 2015 adalah “Not beyond us”. Tema tersebut untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa mengidap kanker bukanlah akhir dari segalanya.
Nusantara sehat merupakan peluang dan tantangan bagi tenaga kesehatan untuk mengabdi dan berkarya di seluruh pelosok tanah air.
Nusantara sehat merupakan program dari Kementerian Kesehatan RI untuk penempatan tenaga kesehatan di Puskesmas DTPK dan DBK berbasis tim interprofesi.
Program ini merupakan sebuah upaya peningkatan pelayanan kesehatan mencakup preventif, promotif, dan kuratif dengan melibatkan lima jenis tenaga kesehatan yaitu dokter, perawat, bidan, ditambah dukungan dari dua tenaga kesehatan lainnya seperti tenaga kesehatan gizi, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga analis kesehatan/ahli teknologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan masyarakat yang akan ditempatkan ke pelosok nusantara
Bagi tenaga kesehatan yang berminat dapat mengakses dan dapat melakukan pendafataran secara online: http://nusantarasehat.kemkes.go.id
Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, menghadiri kegiatan malam silaturahmi, salah satu rangkaian Kegiatan Pra Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Pra-Rakerkesnas) tahun 2013. Mengawali sambutannya, Menkes mengucapkan selamat datang kepada para peserta Rakerkesnas 2013 yang berasal dari 10 Provinsi di regional barat.
Menurut Menkes, tidak hanya pada profesi guru, pahlawan tidak dikenal juga berlaku bagi para tenaga kesehatan di daerah yang tentu memiliki tugas yang sangat tidak mudah. Terutama bagi tenaga-tenaga kesehatan yang berasal dari wilayah Kabupaten/Kota yang sulit dijangkau.
“Saya yakin, Saudara-saudara bekerja karena itulah kebanggaan Saudara-saudara sebagai tenaga kesehatan yaitu membantu masyarakat agar sehat dan tetap sehat, tanpa mengharapkan penghargaan”, ujar Menkes
Dalam rangkaian kegiatan Pra Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Pra Rakerkesnas) tahun 2013, Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, didampingi Sekretaris Jenderal Kemkes RI, dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, dan Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemkes RI, Dra. Maura Linda Sitanggang, MSc, Apt, PhD, meluncurkan e-Catalog Obat Generik untuk Pengadaan Pemerintah. Sistem e-Catalog Obat Generik adalah sistem informasi elektronik yang memuat informasi seputar daftar nama obat, jenis, spesifikasi teknis, harga satuan terkecil, dan pabrik penyedia. Harga yang tercantum dalam e-Catalog adalah harga satuan terkecil, dimana sudah termasuk pajak dan biaya distribusi. Pengadaan obat generik yang sudah termuat dalam e-Catalog dilaksanakan melalui mekasisme e-Purchasing, serta bersifat penunjukkan langsung oleh satuan kerja.
“Melalui e-Catalog Obat Generik ini, diharapkan agar proses pengadaan obat generik di sektor pemerintah dapat lebih transparan, akuntabel, efektif dan efisien”, tandas Menkes.
Dengan adanya sistem e-Catalog Obat Generik, selain dapat meminimalisasi penyimpangan, juga dapat memudahkan pihak pemerintah untuk lebih leluasa dalam memilih produk obat generik yang dibutuhkan. Selanjutnya, bagi Dinas atau Rumah Sakit yang ingin melaksanakan pengadaan obat generik juga tinggal memilih saja, karena harga dan spesifikasinya sudah jelas.
Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jendral Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline <kode lokal> 500-567; SMS 081281562620, faksimili (021) 52921669, alamat e-mail kontak@depkes.go.id
Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus diperkuat dengan dukungan primary health care agar upaya kesehatan didukung oleh upaya promotif-preventif dan upaya kuratif ringan yang sedekat mungkin dengan pasien. http://www.depkes.go.id
Bagi yang berminat melanjutkan pendidikan S2/S3 di Taiwan, Taipei Medical University (TMU) menawarkan peluang beasiswa untuk tahun ajaran 2013. Informasi TMU admission application system di sini.
Berikut link informasi terkait beasiswa:
Informasi mengenai program – program internasional yang ditawarkan, silakan klik disini.
Informasi beasiswa TMU, silakan klik disini.
Silakan download brosur PDF di:
di http://entero5.tmu.edu.tw/Admission/DownLoadData/Admission/brochure/102MAbrochure.pdf (master) atau
di http://entero5.tmu.edu.tw/Admission/DownLoadData/Admission/brochure/102PhDbrochure.pdf (PhD)
MENGHADAPI BANJIR
Banjir adalah peristiwa terjadinya genangan air di areal tertentu sebagai akibat meluapnya air sungai/ danau/ laut (besarnya volume air yang dialirkan oleh sungai maupun badan-badan air melebihi besarnya kapasitas daya tampung atau kapasitas pengalirnya) yang menimbulkan kerugian baik materi maupun non materi terhadap manusia dan lingkungan.
KENAPA BANJIR TERJADI
Banjir dapat terjadi karena 2 Hal, yaitu karena peristiwa alam dan Akibat Kegiatan Manusia
Peristiwa Alam: • Curah Hujan yang tinggi • Pasang Air Laut • Erosi dan menumpuknya sedimen yang mengakibatkan pendangkalan dan penyempitan serta sungai membentuk delta di muara • Kapasitas air sungai tidak sebanding dengan debit air yang masuk.
Kegiatan Manusia: • Penebangan hutan • Perubahan dan pemanfaatan tata ruang yang tidak terkendali • Kesadaran masyarakat yang kurang seperti membuang sampah sembarang tempat, pemukiman di bantaran • Pemeliharaan drainase yang kurang.
TETAP HIDUP BERSIH DAN SEHAT SAAT BANJIR